Minggu, 19 Juli 2026
Detik Ambon Logo
DETIK AMBON AKTUAL TERPERCAYA DAN TERKINI
TRENDING
Namlea

Keseruan Adu Gengsi Lomba 17-an di Markas Polisi, Kapolres Buru: Panggung Strategis Rajut Kemitraan

d
detik ambon Jurnalis Detik Ambon
Monday, 17 August 2026 | 45 views
Bagikan:
Keseruan Adu Gengsi Lomba 17-an di Markas Polisi, Kapolres Buru: Panggung Strategis Rajut Kemitraan


 NAMLEA, DetikAmbon.com – Suasana berbeda mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Buru. Lapangan Apel Polres Buru yang biasanya identik dengan kegiatan formal dan disiplin ketat, seketika berubah menjadi arena pesta rakyat yang riuh oleh gelak tawa dan semangat kebersamaan.

Diinisiasi langsung oleh jajaran Polres Buru, perayaan kemerdekaan kali ini dirancang khusus untuk mempertemukan personel kepolisian dengan masyarakat sipil dalam balutan suasana santai. Mulai dari pukul 08.40 WIT, kemeriahan sudah memuncak, menandakan tidak ada lagi sekat pembatas antara penegak hukum dan warga yang diayominya.

Personel Polres Buru, anggota Polwan, ibu-ibu Bhayangkari, hingga berbagai elemen masyarakat sipil berbaur menjadi satu, larut dalam euforia hari kemerdekaan bangsa. Kemeriahan yang tercipta di markas kepolisian tersebut rupanya membawa misi yang lebih besar dari sekadar perayaan tahunan. Kapolres Buru, AKBP Sulastri Sukidjang, S.H., S.I.K., M.M., mengungkapkan bahwa kegiatan ini adalah panggung strategis untuk merajut kemitraan yang solid antara Polri dan masyarakat. “Kegiatan ini tidak sekadar menjadi bagian dari perayaan HUT Kemerdekaan, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat komunikasi dan hubungan kemitraan antara Polri dengan masyarakat,” tegas AKBP Sulastri.

Menurut srikandi nomor satu di Polres Buru tersebut, interaksi tatap muka dalam suasana yang rileks dan penuh kekeluargaan sangat ampuh dalam membangun kedekatan. Harapannya, komunikasi yang cair dan terbuka ini dapat bermuara pada terciptanya keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang makin kondusif di wilayah hukum Kabupaten Buru.

Pesta kemerdekaan di Polres Buru ini dimeriahkan dengan deretan perlombaan tradisional yang mengocok perut namun tetap memantik jiwa kompetitif. Sorak-sorai penonton pecah saat peserta berjibaku dalam lomba balap karung, jepit balon, gigit sendok, tarik tambang, joget botol, hingga adu ketangkasan bermain kelereng.

Di arena adu kekuatan tarik tambang kategori masyarakat, persaingan sengit tersaji. Warga Desa Lala sukses unjuk gigi dan keluar sebagai juara pertama. Posisi kedua disusul oleh Desa Ubung, sementara perwakilan Dusun BTN berhasil mengamankan gelar juara ketiga.

Tak mau kalah, adu gengsi di lingkungan internal Polres Buru juga memanas. Tim para Kepala Bagian (Kabag) secara gemilang berhasil menumbangkan perlawanan tim para Kepala Satuan (Kasat) dan Kepala Seksi (Kasi). Pemandangan menarik lainnya terjadi saat laga adu kuat antara Polisi Wanita (Polwan) melawan Bhayangkari, di mana tim Polwan tampil perkasa sebagai pemenang.

Perhelatan akbar kemerdekaan ini turut disaksikan dan diikuti langsung oleh Wakapolres Buru, Kompol Jufri Jawa, beserta jajaran Pejabat Utama (PJU) dan seluruh personel Polres Buru. Namun, yang menjadi nilai tambah dari acara ini adalah kehadiran elemen penting dari akar rumput.

Tercatat, sekitar 60 anggota Sabuk Kamtibmas ikut melebur dalam kemeriahan perlombaan. Mereka merupakan perwakilan masyarakat yang menjadi garda terdepan dari Desa Ubung, Desa Lala, Desa Karang Jaya, Desa Batu Boy, dan Dusun BTN.

Keterlibatan aktif warga bersama jajaran Bhayangkara ini menjadi bukti nyata keseriusan Polres Buru merangkul semua pihak. Upaya memperkuat kemitraan dan membangun kedekatan kultural ini diharapkan menjadi fondasi utama dalam menjaga denyut keamanan dan ketertiban masyarakat agar tetap aman, damai, dan harmonis.

(Penulis/Editor: Tim Redaksi DetikAmbon.com)