Minggu, 19 Juli 2026
Detik Ambon Logo
DETIK AMBON AKTUAL TERPERCAYA DAN TERKINI
TRENDING
Kota Ambon

Nostalgia 25 Tahun Silam: Letkol Inf John Richard R. Balubun dan Bukti Bakti Alumni Angkatan 2001 SMAN 2 Ambon

d
detik ambon Jurnalis Detik Ambon
Friday, 7 August 2026 | 219 views
Bagikan:
Nostalgia 25 Tahun Silam: Letkol Inf John Richard R. Balubun dan Bukti Bakti Alumni Angkatan 2001 SMAN 2 Ambon

Liputan Khusus : DetikAmbon.Com 

DETIKAMBON- Waktu boleh berlalu, pangkat di pundak boleh bertambah, namun kenangan akan almamater rupanya tak pernah lekang oleh zaman. Pemandangan itulah yang tergambar jelas dari raut wajah Letkol Inf John Richard R. Balubun saat melangkahkan kakinya kembali melewati gerbang SMA Negeri 2 Ambon di suatu pagi yang cerah. Angin Kota Ambon seolah menyapa hangat kedatangan putra daerah yang kini telah mengabdi puluhan tahun untuk negeri. Kunjungan perwira menengah TNI Angkatan Darat yang juga merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 2001 ini terasa sangat istimewa dan sarat akan makna mendalam. Tidak datang sendiri, Letkol John hadir bersama rekan-rekan seangkatannya untuk merajut kembali tali silaturahmi yang telah terjalin selama seperempat abad.

 Menyusuri Kenangan Putih Abu-Abu Sembari menyusuri lorong-lorong kelas yang kini mungkin telah berganti cat, ingatan Letkol John dan rekan-rekannya seolah ditarik kembali secara magis ke masa lalu—tepatnya  pada rentang tahun 2001 silam. Jari-jemari mereka menyentuh dinding-dinding sekolah, membangkitkan pendar kenangan masa remaja yang penuh dengan dinamika. Gelak tawa sesekali pecah saat mereka saling menceritakan memori lucu yang masih lekat di kepala. Ada kisah tentang  tugas yang terlupa, teguran dari guru kedisiplinan yang kini membekas sebagai pelajaran berharga, hingga riuhnya suasana kantin sekolah pada jam istirahat siang. Di masa-masa itu, mereka hanyalah sekumpulan remaja belasan tahun yang masih bangga mengenakan seragam putih abu-abu, jauh sebelum memikul tanggung jawab besar sebagai abdi negara dan masyarakat.

 Sudah 25 tahun berlalu sejak mereka mengukir cerita di bangku pendidikan tersebut. Perjalanan waktu dan kerasnya kehidupan telah menggembleng mereka dalam berbagai rupa profesi. Namun, bagi Letkol John secara khusus, didikan kedisiplinan, budi pekerti, dan nilai-nilai persahabatan tulus yang ia dapatkan di SMA Negeri 2 Ambon adalah salah satu  fondasi terkuat. Fondasi itulah yang membentuk karakternya hingga berhasil menjadi seorang prajurit pembela tanah air yang tangguh seperti sekarang. "Sekolah ini bukan sekadar deretan ruang kelas bagi kami. Di sinilah tempat karakter kami pertama kali dibentuk secara matang, tempat kami belajar tentang arti persahabatan sejati, dan tempat mimpi-mimpi besar mulai disemai.

Membawa Harapan lewat perjumpaan alumni 2001 buka sekedar ajang kumpul-kumpul untuk menapak tilas atau bernostalgia semata. Rombongan alumni angkatan 2001 ini datang membawa sebuah kejutan manis yang sarat akan "harapan baru" bagi para siswa dan tenaga pendidik yang tengah berjuang beradaptasi di era modernisasi pendidikan. Sebagai bentuk dedikasi konkret dan cinta kasih yang tak putus.  Kepada almamater, Letkol John maju mewakili rekan-rekannya untuk menyerahkan bantuan fasilitas pendidikan. Bukan sekadar bantuan biasa, mereka menghibahkan sebuah televise pintar (Smart TV) raksasa berukuran 100 inci . Bantuan perangkat visual yang megah ini tentu saja bukan tanpa alasan dipilih oleh para alumni. Momen simbolis penyerahan Smart TV 100 inci. Letkol John dan rekan alumni berjabat tangan dengan Kepala SMAN 2 Ambon . di depan layar raksasa tersebut, disaksikan oleh siswa yang bertepuk tangan. 

Di era Revolusi Industri 4.0 di mana literasi digital dan metode pembelajaran visual interaktif menjadi kunci utama  keberhasilan, keberadaan fasilitas modern semacam ini di sekolah negeri sangatlah krusial. Perangkat teknologi mutakhir ini diharapkan dapat langsung diintegrasikan untuk menunjang proses belajar mengajar di kelas maupun di ruang aula sekolah.

 Hadirnya layar 100 inci ini otomatis akan membuat suasana belajar jauh lebih interaktif, modern, dan tentunya sejalan dengan pesatnya arus digitalisasi. Para guru kini memiliki keleluasaan untuk memutar materi presentasi yang lebih hidup, menampilkan video dokumenter pendidikan dengan resolusi sangat tinggi, membedah studi kasus secara kolektif, atau bahkan memfasilitasi program pertukaran wawasan via telekonferensi dengan sekolah di daerah maupun negara lain. Layar raksasa ini seolah menjadi jendela baru bagi siswa-siswi SMAN 2 Ambon untuk melihat dunia yang lebih luas. 

Apresiasi Hangat dari Almamater Aksi nyata penuh ketulusan dari para purnasiswa ini disambut dengan rasa haru sekaligus kebanggaan yang luar biasa dari pihak sekolah. Riuh tepuk tangan siswa-siswi sempat menggema, menyaksikan dengan mata kepala sendiri bagaimana para 'kakak kelas' mereka yang telah sukses kembali untuk menabur bakti.

 Kepala SMA Negeri 2 Ambon, Ferdinan Philips Soumoukil, S.Pi., M.Pd., yang menerima langsung bantuan berharga tersebut, tak bisa menyembunyikan senyum syukur dan mata yang berkaca-kaca. Baginya, momen ini adalah bayaran paling berharga bagi seorang pendidik melihat anak-anak yang dulu dididik kini menjadi manusia paripurna yang tak lupa pada akar rumputnya. "Inilah wujud nyata kepedulian alumni untuk mendorong sekolah agar terus maju dan berkembang. Kami teramat bangga melihat para alumni yang telah sukses, tidak pernah melupakan tempat mereka dulu ditempa menjadi kawah candradimuka.". uangkapnya dengan haru 

Lebih lanjut, sang Kepala Sekolah menambahkan bahwa kehadiran para alumni yang berprestasi cemerlang seperti halnya Letkol Inf John Richard R. Balubun justru memberikan efek ganda. Selain sumbangsih materi, figur mereka menularkan energi positif dan motivasi intrinsik bagi para siswa yang saat ini sedang gigih menimba ilmu. Bantuan Smart TV 100 inci itu bukan hanya sekadar barang elektronik  berteknologi tinggi berharga mahal, melainkan sebuah symbol nyata dari kolaborasi apik dan estafet cinta alumni kepada  generasi penerus.

Kunjungan di siang yang penuh dengan nuansa  kekeluargaan. Ada jejak inspirasi mendalam yang tertinggal di  pelataran SMA Negeri 2 Ambon hari itu. Jejak tersebut  menitipkan sebuah pesan kehidupan yang tak tertulis, namun  menggema di sanubari setiap siswa yang hadir   bahwa sejauh  apa pun seekor burung terbang melintasi cakrawala, ia akan   selalu mengingat ke mana arah jalan pulang, sekadar untuk membagikan setitik kebaikan dari tempatnya berasal.

Catatan : Redaksi Detik Ambon.Com