2 Damkar Tertimpa Tembok Saat Padamkan Kebakaran Batu Merah, Walikota: Kalian Pahlawan Ambon!
Oleh : Tim Redaksi detikAmbon | Edisi 29 Agustus 2026
DETIKAMBON — Kepanikan hebat sempat menyelimuti kawasan padat penduduk di Negeri Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, saat kobaran si jago merah membubung tinggi dan melalap bangunan warga dalam insiden kebakaran hebat baru-baru ini. Di tengah kobaran api yang mengancam meluas ke permukiman sekitar, aksi heroik ditunjukkan oleh jajaran Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar Manise) Kota Ambon bersama warga setempat yang berjibaku bahu-membahu menaklukkan api hingga titik pendinginan total.
Insiden kebakaran yang terjadi dengan eskalasi cepat tersebut menuntut respons kilat dari armada pemadam kebakaran.
Kobaran api yang dipicu oleh hembusan angin pesisir serta struktur bangunan semi permanen yang saling berhimpitan membuat situasi lapangan begitu kritis. Tak berselang lama setelah sirene darurat berbunyi, unit-unit armada Damkar Manise langsung menerobos kemacetan dan medan lorong sempit untuk mendekati episentrum api, didukung aksi swadaya ratusan warga Batu Merah yang sigap mengulurkan selang, membawa ember air, dan mengevakuasi lansia serta anak-anak.
Perjuangan di garda terdepan tidak berjalan tanpa risiko. Saat operasi pemadaman memasuki fase penyekatan kobaran di salah satu sudut rumah warga, struktur tembok penopang bangunan yang telah rapuh akibat terpapar suhu ekstrem tiba-tiba roboh. Dua orang personel Damkar Manise yang tengah memegang nozzle di zona berbahaya tak sempat menghindar sepenuhnya dan tertimpa puing reruntuhan dinding material berat.
Suasana sempat mencekam ketika rekan-rekan regu penyelamat dan warga segera melakukan evakuasi darurat terhadap dua petugas yang terluka. Di samping dua petugas Damkar tersebut, dua orang warga setempat turut mengalami luka-luka dan sesak napas berat akibat kepungan asap pekat dan material panas. Keempat korban langsung dilarikan dengan mobil ambulans siaga menuju instalasi gawat darurat (IGD) rumah sakit terdekat di Kota Ambon guna mendapatkan perawatan medis intensif.
Peristiwa kebakaran di Negeri Batu Merah serta pengorbanan para petugas di lapangan, Walikota Ambon, Bodewin M. Wattimena, secara terbuka menyampaikan rasa hormat mendalam, apresiasi tinggi, sekaligus ungkapan belasungkawa dan simpati yang tulus atas musibah yang menimpa para korban dan petugas pemadam kebakaran.
"Sebagai Walikota Ambon, Beta berikan apresiasi dan berterima kasih kepada Damkar Manise dan warga masyarakat Negeri Batu Merah yg bahu membahu memadamkan api di lokasi kebakaran.
Damkar Manise Kota Ambon luar biasa. 2 orang anggota dirawat di Rumah Sakit karena tertimpa reruntuhan tembok adalah bukti keikhlasan dan dedikasi saudara2 dalam tugas melindungi masyarakat. Beta juga turut berbela rasa dengan keluarga 2 orang korban yg juga dirawat di rumah sakit karena peristiwa kebakaran tersebut."
Ungkap Bodewin M. Wattimena
Walikota menegaskan bahwa dedikasi dua orang anggota Damkar Manise yang mengalami luka akibat tertimpa reruntuhan tembok bukan sekadar menjalankan tupoksi kedinasan, melainkan wujud nyata pengorbanan jiwa demi keselamatan warga ibu kota Maluku. Pemerintah Kota Ambon memastikan seluruh biaya pengobatan dan perawatan intensif bagi para petugas maupun warga korban kebakaran akan ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah daerah hingga sembuh total.
Bagi Bodewin Wattimena, duka masyarakat adalah duka seluruh jajaran pemerintah kota. Ungkapan 'bela rasa' yang disampaikan mencerminkan kedekatan emosional pemimpin dengan rakyatnya. Dinas Sosial Kota Ambon bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) diinstruksikan segera turun langsung menyalurkan bantuan tanggap darurat berupa logistik pangan, pakaian layak pakai, selimut, terpal, serta peralatan higienis bagi keluarga yang kehilangan tempat tinggal. "Kita tidak akan membiarkan saudara-saudara kita yang terkena musibah menanggung beban ini sendirian. Pemerintah Kota Ambon bersama instansi teknis telah membuka posko darurat dan dapur umum di sekitar lokasi bencana di Negeri Batu Merah untuk memastikan seluruh kebutuhan mendesak para korban terpenuhi tanpa terkendala birokrasi," tambah Walikota dalam arahannya kepada jajaran OPD terkait.
Dalam rentang beberapa bulan terakhir, Kota Ambon dihadapkan pada serangkaian peristiwa kebakaran yang menguji ketahanan dan kesiapsiagaan seluruh elemen kota. Mulai dari kebakaran kawasan pertokoan, instalasi listrik, hingga pemukiman warga di beberapa titik strategis di Sirimau, Nusaniwe, hingga Teluk Ambon. Di tengah tingginya frekuensi panggilan darurat tersebut, armada Damkar Manise membuktikan komitmen tanpa henti dalam menjaga ketenteraman publik. "Tetap semangat Teman2 Damkar, banyak kejadian kebakaran dalam beberapa waktu terakhir di Kota Ambon namun kalian tetap semangat dan tidak pernah terlambat. Beta Bangga dengan Damkar Manise.
Semboyan 'Pantang Pulang Sebelum Api Padam' bukan hanya kata-kata di dinding markas damkar, melainkan doktrin kehormatan yang teruji di setiap medan operasi. Walikota secara khusus menggarisbawahi kecepatan waktu respon (response time) personel Damkar Manise yang dinilai konsisten cepat dan tanggap, kendati menghadapi hambatan geografis Ambon yang berbukit dan padat lorong.
Penulis: Tim Redaksi detikAmbon.com