Minggu, 19 Juli 2026
Detik Ambon Logo
DETIK AMBON AKTUAL TERPERCAYA DAN TERKINI
TRENDING
Maluku Tengah

Banda makin tersohor melalui Darwin - Banda Yacht Race 2026,

d
detik ambon Jurnalis Detik Ambon
Friday, 7 August 2026 | 80 views
Bagikan:
Banda  makin tersohor melalui Darwin -  Banda Yacht Race 2026,

MALTENG- DETIKAMBON.COM -  Keberadaan Pulau Banda  kabupaten Maluku Tengah sebagai destinasi Maritim dan jejak jalur rempah -rempah, semakin tersohor melalui Banda Darwin Banda Yacht Race 2026. Sebanyak 14 yacht dengan 74 pelayar dari Australia dan beberapa negara tiba di Banda Neira setelah menempuh pelayaran internasional dari Darwin, Australia. 

Para peserta memulai pelayaran pada 1 Agustus 2026 dan secara bertahap memasuki perairan Banda pada tanggal 3 dan 4 Agustus 2026. Kedatangan peserta Darwin - Banda Yacht Race 2026 tersebut, disambut bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir melalui acara penyambutan resmi oleh Pemda Malteng di Banda Neira.

Zulkarnain Awat mengatakan, Banda memiliki arti penting dalam sejarah dunia. Pulau-pulau kecil di gugusan Banda bukan sekadar destinasi wisata, tetapi merupakan kawasan yang pernah menjadi pusat perdagangan rempah dunia dan menghubungkan berbagai bangsa melalui jalur pelayaran internasional “Laut yang dahulu menjadi jalur perdagangan, kini menjadi jalur persahabatan. Angin yang dahulu membawa rempah, kini membawa semangat persaudaraan antarbangsa. Kami menyambut seluruh peserta di Banda Neira, Kepulauan Rempah yang telah dikenal dunia sejak berabad-abad lalu,” ungkapnya.

Bupati juga mengajak seluruh peserta, menikmati keindahan alam Banda, Benteng-benteng bersejarah, kekayaan budaya masyarakat, serta rempah-rempah yang telah menjadikan Banda dikenal sebagai kepulauan rempah -rempah.


Ia berharap pengalaman para pelayar selama berada di Banda menjadi cerita yang akan memperkenalkan Maluku Tengah kepada masyarakat internasional. Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kabupaten Maluku Tengah, Rahmat mengatakan, Darwin–Banda Yacht Race merupakan salah satu agenda internasional yang memiliki nilai strategis dalam memperkuat promosi daerah. “Ajang ini bukan hanya tentang pelayaran, tetapi juga tentang memperkenalkan identitas Banda sebagai kawasan bersejarah yang memiliki kekayaan alam, budaya, dan rempah-rempah. Kehadiran peserta dari berbagai negara menjadi peluang untuk memperluas promosi pariwisata sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” kata Rahmat.

Menurutnya, penyelenggaraan kegiatan berskala internasional seperti ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah dalam membangun citra Banda sebagai destinasi wisata bahari dan sejarah yang mampu bersaing di tingkat global. Darwin–Banda Yacht Race 2026 diselenggarakan oleh Ambon Sailing Community (ASC) dan menjadi salah satu agenda pelayaran internasional yang menghubungkan Australia dengan Kepulauan Banda. Selain mempererat hubungan antarmasyarakat lintas negara, kegiatan ini juga diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan, memperluas jejaring promosi internasional, serta memberikan dampak positif bagi sektor usaha dan ekonomi masyarakat di Kepulauan Banda.

Karena itu, pemerintah Kabupaten Maluku Tengah menyampaikan apresiasi kepada Ambon Sailing Community, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini.  " Melalui kolaborasi ini t, Banda diharapkan semakin dikenal sebagai destinasi maritim kelas dunia yang memadukan warisan sejarah, kekayaan budaya, keindahan alam, dan keramahan masyarakat dalam satu pengalaman yang utuh. (FS