Minggu, 19 Juli 2026
Detik Ambon Logo
DETIK AMBON AKTUAL TERPERCAYA DAN TERKINI
TRENDING
Maluku Tengah

Cetak Sejarah! Ambon-Banda Yacht Race 2026 Hubungkan Langsung Darwin - Banda

d
detik ambon Jurnalis Detik Ambon
Tuesday, 28 July 2026 | 125 views
Bagikan:
Cetak Sejarah! Ambon-Banda Yacht Race 2026 Hubungkan Langsung Darwin - Banda

DetikAmbon - Tinggal menghitung hari, ajang maritim bertaraf internasional Ambon-Banda Yacht Race and Rally 2026 siap menorehkan sejarah baru. Untuk pertama kalinya, rute pelayaran internasional ini akan menghubungkan langsung Darwin, Australia, dengan Kepulauan Banda di Kabupaten Maluku Tengah.

Ajang bergengsi yang akan kick-off pada 1 Agustus 2026 ini bukan sekadar perlombaan perahu layar biasa. Event ini menjadi gerbang pembuka peluang besar bagi pariwisata, pergerakan ekonomi lokal, hingga kolaborasi pendidikan antara Maluku dan Australia.

Ketua Ambon Sailing Community (ASC) Niko Tulalessy  selaku panitia  penyelenggara mengungkapkan bahwa rute ini lahir dari antusiasme para pelayar. Mayoritas pelayar asal Darwin ternyata sangat menginginkan pelayaran langsung menuju Kepulauan Banda.

Peluang emas ini langsung ditangkap oleh ASC untuk membawa wisatawan mancanegara ke salah satu surga tersembunyi berkelas dunia milik Maluku yang kaya akan sejarah, budaya, dan pesona alam.

Demi memanjakan para peserta, panitia mengambil langkah unik  memangkas kegiatan seremonial. Tujuannya satu, agar para wisatawan memiliki waktu lebih panjang untuk bersantai, berinteraksi dengan warga lokal, dan benar-benar menikmati waktu liburan mereka di Kepulauan Banda.

Setelah rangkaian acara usai, para yachter dibebaskan untuk melanjutkan petualangan mereka ke berbagai wilayah lain di Maluku maupun destinasi eksotis lainnya di Indonesia. Sebagian peserta juga dijadwalkan akan singgah ke Ambon untuk mengikuti agenda tambahan bersama ASC.

Hadirnya belasan kapal pesiar mini ini diproyeksikan akan memberikan multiplier effect (efek ganda) bagi roda perekonomian Banda. Dampak positif ini diyakini akan dirasakan langsung oleh Pelaku usaha perjalanan wisata dan transportasi lokal. Pemilik hotel, penginapan, dan homestay. Pelaku UMKM kuliner dan suvenir rakyat.

Untuk memenangkan persaingan dengan destinasi raksasa lain seperti Labuan Bajo, Raja Ampat, dan Toraja, panitia meluncurkan branding baru yang segar: "Come to Banda for Happiness". Slogan ini menggarisbawahi Banda sebagai destinasi yang menawarkan kehangatan, persahabatan, dan kebahagiaan sejati.

Para pelayar ini pun diharapkan menjadi "duta wisata" gratis bagi Maluku. Ketika mereka pulang ke Australia, cerita bahagia dari Banda diharapkan menyebar secara word of mouth di komunitas pelayaran internasional.

Penyelenggara menegaskan bahwa ruh dari kegiatan ini bukanlah sekadar bisnis wisata, melainkan diplomasi akar rumput untuk memperkuat people to people contact antara masyarakat Maluku dan wilayah Northern Territory (NT), Australia. Terlebih, hubungan emosional ini sudah terjalin erat karena banyak peserta pelayaran yang sebelumnya sudah sering bolak-balik berkunjung ke Kepulauan Banda.

Event besar ini sukses terselenggara berkat dukungan solid dari berbagai pihak, di antaranya Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah, KJRI Darwin, Konsulat Australia di Makassar, TNI Angkatan Laut, Polda Maluku, hingga para pelaku pariwisata lokal. Lebih jauh, panitia berharap kehadiran perwakilan Pemerintah Australia di Banda nanti bisa membuka mata mereka terhadap kondisi riil layanan pendidikan dan kesehatan setempat.

Sejauh ini, Ambon Sailing Community (ASC) telah sukses menjembatani kerja sama pendidikan tinggi (kesehatan dan seni musik) antara Maluku dan Australia. Ke depannya, kolaborasi manis ini ditargetkan dapat menyentuh hingga ke jenjang pendidikan sekolah menengah (SMA/SMP), demi masa depan generasi muda Maluku yang lebih cerah.( **)