Minggu, 19 Juli 2026
Detik Ambon Logo
DETIK AMBON AKTUAL TERPERCAYA DAN TERKINI
TRENDING
Seram bagian Timur

Krisis Air Bersih di Pedalaman, Kolatlena Suplai 15 Ton Air

d
detik ambon Jurnalis Detik Ambon
Sunday, 16 August 2026 | 101 views
Bagikan:
Krisis Air Bersih di Pedalaman, Kolatlena Suplai 15 Ton Air



KIANDARAT , DetikAmbon.com-  Krisis Air Bersih juga telah dirasakan warga yang mendiami daerah pedalaman kecamatan Kiandarat, Seram Bagian Timur. Sumber air dekat mengering, warga kesulitan memperoleh air bersih, harus menempuh medan sulit untuk mengambil air. Beruntung, ada bantuan dari anggota DPR RI Dapil Maluku, Alimudin Kolatlena.

Akibat kemarau saat ini, warga desa Bati Rumoga misalnya, harus berjalan kaki, menempuh jarak 2 Kilometer untuk memperoleh air. Lebih sulit lagi warga dusun Bati Rumbouw , mereka harus berjalan kaki menempuh jarak 3 kilometer untuk memperoleh air.

Seluruh sumber air di sekitar pemukiman mereka telah mengering, baik air di sungai, sumur galian, serta fasilitas yang dibangun sebelumnya melalui program Pamsimas 

Setelah menerima informasi hasil survey tim Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tentang krisis air bersih di sejumlah desa Pedalaman, Alimudin Kolatlena yang merupakan anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi Gerindra ini langsung mengarahkan timnya untuk menyuplai air bersih untuk warga. 
"Pasokan air untuk warga ini arahan langsung dari Anggota DPR RI, nang Alimudin Kolatlena. Begitu menerima laporan krisis di Bati, beliau menginstruksikan tim bergerak cepat menyalurkan air" kata perwakilan Tim lapangan, Ishak Boufakar , Minggu (16/8/2026).

Selain mengarahkan tim menyuplai air bersih, Alimudin Kolatlena juga mengarahkan timnya yang lain mendampingi tim BNBP, meninjau kondisi di daerah pedalaman kecamatan Kiandarat tersebut, sekaligus mendorong upaya mewujudkan solusi permanen mengatasi masalah krisis air bersih.

Karna itu,tim anggota DPR RI dan tim BNBP Serta unsur pemerintah daerah juga berdialog dengan warga Bati Rumoga dan warga Bati Rumbouw tentang solusi permanen mengatasi krisis air bersih. Hasilnya, disepakati akan dibuat sumur bor di sekitar pemukiman warga. (***)