Minggu, 19 Juli 2026
Detik Ambon Logo
DETIK AMBON AKTUAL TERPERCAYA DAN TERKINI
TRENDING
Maluku Tengah

Pertamina Blokir 60 Lebih Kendaraan Pelanggar di Malteng

d
detik ambon Jurnalis Detik Ambon
Tuesday, 4 August 2026 | 100 views
Bagikan:
Pertamina Blokir 60 Lebih Kendaraan Pelanggar di Malteng


MASOHI,DETIKAMBON,COM- Pertamina Patra Niaga Regional Papua-Maluku, telah memblokir 60 lebih nomor polisi kendaraan yang terindikasi melakukan pembelian BBM bersubsidi di SPBU secara tidak wajar.

Demikian hal itu disampaikan Area Manager Communication, Relation & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Ispiani Abbas melalui press release (5/8)  dikota masohi.

“BBM bersubsidi ini harga jualnya di dukung oleh peran Pemerintah, sehingga transparansi penyalurannya harus dijaga. Pertamina Patra Niaga secara rutin mengecek apakah penyalurannya sudah sesuai, bahkan lebih dari 60 nomor polisi kendaraan yang terindikasi melakukan pembelian tidak sesuai aturan di wilayah Kabupaten Maluku Tengah dan Kota Ambon sudah diblokir. Ini yang kami terus perkuat,” ungkap Ispiani Abbas

Diberitakan sebelumnya, warga mengendus adanya praktik pengisian BBM bersubsidi di SPBU secara berulang oleh oknum -oknum pembeli nakal. Hal itu ditengarai sebagai penyebab antrean panjang kendaraan di SPBU pada, Senin (3/8), dan Selasa (4/8) sejak dini hari hingga siang hari. "Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan melakukan pembelian BBM sesuai kebutuhan. Pertamina Patra Niaga berkomitmen menjaga keandalan pasokan serta memastikan penyaluran dan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal. Apabila masyarakat membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai produk maupun layanan Pertamina, dapat menghubungi Pertamina Customer Solution 135," ujar Ispiani

Ispiani Abbas mengatakan, meskipun terdapat kepadatan di SPBU, penyaluran BBM di Masohi Kabupaten Maluku Tengah tetap berlangsung secara normal. Kondisi ini turut di dukung dengan ketersediaan stok di Fuel Terminal Masohi dalam kondisi baik, rata-rata ketahanan hari seluruh produk di atas 11 hari kedepan.

Lanjut Ispiani Abbas , kepadatan di SPBU terlihat karena SPBU tersebut merupakan satu-satunya SPBU reguler yang beroperasi di wilayah Kota Masohi yang melayani pengisian BBM subsidi baik Pertalite maupun Biosolar. "Kepadatan terpantau melalui CCTV di SPBU, namun penyaluran BBM khususnya subsidi tetap berjalan setiap hari sesuai jam operasional. Untuk mengurai kepadatan, FT Masohi stoknya terus dijaga baik dan dalam kondisi siaga apabila dibutuhkan suplai tambahan. Yang harus diperhatikan adalah kesesuaian penyaluran BBM subsidi dengan kuota dan aturan yang ditetapkan,” ujar Ispiani.

Pertamina tidak dapat bergerak sendiri, mengawasi penyaluran BBM bersubsidi, butuh dukungan dari semua pihak, guna untuk menjaga penyaluran BBM subsidi dapat memenuhi kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan hingga akhir tahun sesuai kuota, " Pertamina butuh dukungan, Ispiani mengatakan mulai dari pengawasan bersama Pemerintah Daerah dan aparat penegak hukun, hingga kesadaran masyarakat dalam menggunakan energi secara bijak," harapnya..

Pertamina Patra Niaga juga terus berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah terkait evaluasi kebutuhan kuota BBM di Kabupaten Maluku Tengah. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya antisipasi apabila terjadi peningkatan konsumsi masyarakat, terutama menjelang periode akhir tahun. "Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan melakukan pembelian BBM sesuai kebutuhan. Pertamina Patra Niaga berkomitmen menjaga keandalan pasokan serta memastikan penyaluran dan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal. Apabila masyarakat membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai produk maupun layanan Pertamina, dapat menghubungi Pertamina Customer Solution 135," kunci spiani.

Penulis : Faisal Boinauw /Detik Ambon.Com -Malteng