Minggu, 19 Juli 2026
Detik Ambon Logo
DETIK AMBON AKTUAL TERPERCAYA DAN TERKINI
TRENDING
Berita Daerah

Trotoar Pasar Mardika Disorot, Kodam XV/Pattimura Buka Suara: Beberkan Fakta di Balik Pembangunan!"

d
detik ambon Jurnalis Detik Ambon
Tuesday, 25 August 2026 | 25 views
Bagikan:
Trotoar Pasar Mardika Disorot, Kodam XV/Pattimura Buka Suara: Beberkan Fakta di Balik Pembangunan!"


DETIKAMBON .COM— Polemik mengenai berdirinya bangunan di area trotoar kawasan Terminal Pasar Mardika, Kota Ambon, akhirnya menemui titik terang. Kodam XV/Pattimura secara resmi memberikan penjelasan terbuka kepada publik guna meredakan berbagai spekulasi yang berkembang di tengah masyarakat.

Isu ini sebelumnya sempat viral dan menjadi sorotan tajam warga Ambon setelah sejumlah foto dan video memperlihatkan pembangunan fisik yang dianggap menutup jalur pejalan kaki. Menanggapi hal tersebut, Kapendam XV/Pattimura, Letkol Inf Adi Swastika, menegaskan bahwa proyek pembangunan tersebut bukanlah kegiatan liar, melainkan bagian dari program penataan dan revitalisasi kawasan strategis.

"Pembangunan yang dilakukan merupakan bagian dari upaya bersama untuk menata kawasan Pasar Mardika agar lebih tertib, bersih, dan bermanfaat optimal bagi masyarakat luas," ujar Letkol Inf Adi Swastika dalam keterangan resminya.

Lebih lanjut, pihak Kodam menyampaikan bahwa seluruh tahapan perencanaan dan pelaksanaan di lapangan telah melalui koordinasi intensif dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon serta berbagai instansi terkait. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa setiap kebijakan penataan tetap berada dalam koridor hukum dan tata ruang wilayah yang berlaku.

Di balik pro dan kontra yang muncul, Kodam XV/Pattimura membeberkan visi di balik pemanfaatan ruang tersebut. Area yang tengah ditata nantinya diproyeksikan tidak hanya sekadar menjadi fasilitas fisik, tetapi juga diarahkan sebagai ruang pemberdayaan bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal.

Langkah ini diharapkan mampu mendongkrak perekonomian masyarakat kecil di Kota Ambon, khususnya para pedagang yang selama ini mencari nafkah di sekitar kawasan Pasar Mardika. Dengan penataan yang lebih modern dan terintegrasi, kawasan terminal dan pasar diharapkan menjadi pusat aktivitas ekonomi yang lebih tertib dan humanis.

Kendati demikian, pihak Kodam menyadari bahwa proses pembangunan fisik yang sedang berjalan tidak luput dari dampak sosial, terutama terhadap mobilitas harian warga.

Pihak Kodam menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada seluruh masyarakat Kota Ambon. Permohonan maaf terutama ditujukan kepada para pejalan kaki dan pengguna jalan yang merasa terganggu kenyamanannya selama proses konstruksi berlangsung.

Kodam memastikan bahwa aspirasi dan keluhan masyarakat akan terus didengar sebagai bahan evaluasi di lapangan.

Menanggapi perbandingan yang digaungkan oleh sebagian warga di media sosial terkait penertiban lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) di trotoar, pihak Kodam meminta masyarakat agar tetap bijak dan tidak terburu-buru mengambil kesimpulan. Isu mengenai adanya "standar ganda" dalam penegakan aturan tata kota dinilai perlu disikapi dengan kepala dingin.

Kodam XV/Pattimura mengimbau publik untuk melihat persoalan ini secara objektif dengan memeriksa dokumen perizinan, batas-batas area yang sah, serta dasar hukum pembangunan tersebut sebelum melayangkan vonis negatif. Verifikasi data dan fakta lapangan dianggap penting agar tidak terjadi misinformasi yang dapat memicu keresahan sosial di tengah masyarakat Maluku."Kami mengajak seluruh warga Ambon untuk bersama-sama menjaga kondusivitas daerah. Mari kita lihat persoalan ini secara jernih berdasarkan aturan dan dokumen resmi yang berlaku," tutup Kapendam.

Dengan adanya klarifikasi transparan ini, diharapkan masyarakat Kota Ambon dapat memperoleh informasi yang utuh, sekaligus bersama-sama mengawal wajah baru kawasa   Mardika agar menjadi kebanggaan bersama.

Redaksi | DetikAmbon.Com