Minggu, 19 Juli 2026
Detik Ambon Logo
DETIK AMBON AKTUAL TERPERCAYA DAN TERKINI
TRENDING
Berita Daerah

Waspada! Efek Siklon Tropis Kujira, Gelombang Laut Maluku Capai 2 Meter,

d
detik ambon Jurnalis Detik Ambon
Wednesday, 5 August 2026 | 64 views
Bagikan:
Waspada! Efek Siklon Tropis Kujira, Gelombang Laut Maluku Capai 2 Meter,


DetikAmbon.com - Cuaca perairan Maluku sedang tidak bersahabat. Warga Maluku, khususnya para nelayan dan pelaku pelayaran, diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan ekstra.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Maritim  Ambon baru saja mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang laut tinggi. Peringatan ini resmi berlaku mulai tanggal 6 Agustus 2026 pukul 09:00 WIT hingga 9 Agustus 2026 pukul 09:00 WIT

Mengapa ombak tiba-tiba meninggi? Usut punya usut, kondisi ini dipicu oleh keberadaan Siklon Tropis Kujira yang saat ini tengah berada di Laut Filipina bagian barat.

Siklon ini menyebabkan pola pergerakan angin di wilayah Maluku didominasi dari arah Timur hingga Tenggara dengan kecepatan 10 hingga 20 knot. Angin paling kencang diprediksi bisa menembus kecepatan ≥ 25 knot, yang berpotensi terjadi di wilayah Perairan Pulau Buru, Perairan Seram Bagian Barat, Perairan utara Maluku Tengah, dan Perairan Seram Bagian Timur (Utara). Kondisi angin inilah yang siap mengaduk lautan dan meningkatkan ketinggian ombak.

Berdasarkan data BMKG, gelombang dengan ketinggian antara 1,25 meter hingga 2,5 meter berpeluang besar terjadi di hampir seluruh penjuru perairan Maluku. Berikut adalah daftar wilayah perairan yang masuk dalam zona peringatan:

  • Perairan Utara dan Selatan Pulau Buru.
  • Perairan Seram Bagian Barat dan Timur (Utara & P. Gorong).
  • Perairan Pulau Ambon - Pulau Lease.
  • Perairan Utara Maluku Tengah.
  • Perairan Kepulauan Banda Neira, Kai, dan Aru (Utara & Selatan).
  • Perairan Barat dan Timur Kepulauan Tanimbar.
  • Perairan Kepulauan Babar dan Kepulauan Sermata - Kep. Leti.
  • Perairan Wetar, Laut Banda, serta Laut Arafuru bagian barat dan tengah.

Tingginya gelombang ini jelas membawa risiko fatal bagi keselamatan pelayaran. Melalui surat informasi yang ditandatangani oleh Prakirawan Aneras Wulan S., BMKG memberikan saran keselamatan yang tegas:

  • Perahu Nelayan: Sangat berisiko jika memaksakan diri melaut saat kecepatan angin sudah mencapai 15 knot dan tinggi gelombang menyentuh 1,25 meter.
  • Kapal Tongkang: Diimbau sangat berhati-hati jika kecepatan angin mencapai 16 knot dan gelombang di angka 1,5 meter.

Bagi masyarakat yang hendak bepergian antarpulau atau mencari ikan, pastikan untuk terus memantau update cuaca dari BMKG dan selalu utamakan keselamatan nyawa di atas segalanya.

Redaksi : detikambon.com