Minggu, 19 Juli 2026
Detik Ambon Logo
DETIK AMBON AKTUAL TERPERCAYA DAN TERKINI
TRENDING
Nasional

28 Tahun Menanti ! Blok Masela Dimulai Putra Maluku Bersiap,

d
detik ambon Jurnalis Detik Ambon
Friday, 31 July 2026 | 135 views
Bagikan:
28 Tahun Menanti ! Blok Masela Dimulai Putra Maluku Bersiap,

DETIKAMBON– Penantian panjang masyarakat Maluku selama 28 tahun akhirnya berbuah manis. Proyek raksasa gas bumi Blok Masela kini bersiap memasuki tahap awal pembangunan. Pencapaian bersejarah ini tidak lepas dari kerja keras dan perjuangan pimpinan daerah, khususnya Gubernur Maluku, Hendrik, beserta seluruh tim terkait yang terus mengawal kelancaran proyek ini.

Memasuki babak baru ini, masyarakat Maluku, terutama generasi muda, dihadapkan pada sebuah tantangan sekaligus peluang emas. Pembangunan infrastruktur berskala internasional ini akan berfokus pada tiga tahapan utama, yakni Engineering (Rekayasa), Procurement (Pengadaan), dan Construction (Konstruksi) atau yang kerap disebut EPC.

Pengawas K3 Migas BNSP, Petrus Jacob Matuankotta, ST-  mengatakan, Proyek ini nantinya akan menyerap banyak tenaga kerja di sektor Sipil, Minyak dan Gas (Migas), serta Konstruksi. Keahlian spesifik yang saat ini sangat dibidik antara lain ahli Teknik Sipil, Teknik Perminyakan, Teknik Mesin, hingga Juru Las (Welder) profesional. Salah satu pekerjaan teknis paling menantang yang sudah menanti di depan mata adalah penarikan pipa gas berukuran 32 inci dari perairan Laut Arafura yang membentang jauh hingga ke daratan." tegas matuankotta

Bekerja di industri migas memiliki tingkat risiko keselamatan yang sangat tinggi (high risk). Oleh karena itu, modal teori saja tidaklah cukup. Tenaga kerja yang terlibat dituntut memiliki kompetensi praktis dan sertifikasi resmi yang diakui. Sebagai contoh, pengawas K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) dan operator alat berat wajib mengantongi Surat Izin Operator (SIO) serta menguasai kemampuan mitigasi bencana di lapangan, seperti teknik memadamkan api yang benar hingga penanganan blow out (lonjakan tekanan tiba-tiba) di lokasi pengeboran.

Untuk menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) lokal yang berdaya saing, pemerintah telah mengambil langkah kolaboratif. Pelatihan terpadu mulai digelar dengan menggandeng Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker), Balai Latihan Kerja (BLK), pemerintah daerah, hingga pihak swasta. Salah satunya adalah PT Lintas Kajima (Jakarta) yang kini telah membuka cabang perwakilan di Ambon, Saumlaki, dan Tiakur guna memfasilitasi pelatihan dengan instruktur kompeten.

Langkah ini juga merangkul institusi pendidikan dari tingkat SMK hingga Politeknik agar kurikulum pelatihan bisa memadukan materi teori dan praktik lapangan secara proporsional. Di sisi lain, inisiatif dan kolaborasi dari Universitas Pattimura (Unpatti) juga sangat diharapkan agar penyiapan SDM Maluku bisa berjalan lebih masif dan terarah.

Blok Masela dipandang sebagai karunia Tuhan yang harus dijaga dan dikelola demi kemakmuran wilayah Maluku. Menyongsong era baru ini, para orang tua diimbau untuk terus memotivasi dan memberikan kesempatan bagi anak-anaknya agar bisa berkarya di proyek ini. Sebuah seruan khusus juga ditujukan bagi putra-putri daerah Maluku yang saat ini tengah merantau: ini adalah waktunya untuk pulang. Keterampilan, pengetahuan, dan pengalaman yang didapat di tanah rantau kini sangat dibutuhkan untuk bersama-sama membangun daerah.

Catatan : Redaksi DetikAmbon.Com